Pasar Smartphone Di Tiongkok Semakin Lesu

Pasar Smartphone Di Tiongkok Semakin Lesu

Pasar Smartphone Di Tiongkok Semakin Lesu

Meski banyak vendor smartphone Tiongkok bergerilya dengan perangkat terbarunya, pada kenyataannya Pasar Smartphone Di Tiongkok Semakin Lesu.

Berdasarkan laporan terkini, pengapalan smartphone di Tiongkok menurun 34 persen dari kuartal sebelumnya. Pada pekan lalu terjadi penurunan pengapalan smartphone secara global, yakni 2,9 persen pada kuartal pertama.

Tiongkok, dalam hal ini, menjadi negara yang tertinggi dengan total penurunan pengapalan di mana angkanya kurang dari 100 juta unit.

Ini bukan pertama kalinya pengapalan smartphone Tiongkok merosot. Pada kuartal ketiga 2013, pengapalan juga kurang dari 100 juta unit.

Penyebabnya penurunan tersebut karena periode Tahun Baru China. Pada waktu itu, produksi smartphone diliburkan untuk sementara. Imbasnya, pengapalan smartphone menurun 34 persen dari kuartal keempat 2017.

Karena kuartal keempat termasuk musim belanja, penurunan tersebut sebetulnya tidak sama buruknya dengan penurunan 13,4 persen dari tahun ke tahun.

Kalau dilihat secara persentase di global kuartal pertama, pengapalan smartphone Tiongkok justru menurun di bawah 30 persen.

Menurut lembaga analis pasar smartphone Tiongkok Canalys, pasar Tiongkok mungkin saja sudah lelah dengan banyaknya variasi materi promosi dari vendor smartphone yang semakin banyak. Belum lagi, banyak merek smartphone baru hadir yang nyatanya bukan menyehatkan kompetisi, tetapi malah menjatuhkan potensi pasar.